TIPS BERBISNIS BAKSO

TIPS BERBISNIS BAKSO

TIPS BER BISNIS WARUNG BAKSO

PAK INDRA, BAKSO SRINTIL
BAKSO SRINTIL, SEMANGKOK CUMA Rp. 4000

Bisnis bakso sekarang menjadi pilihan banyak orang. Bisnis bakso termasuk bisnis yang gampang-gampang susah, banyak pengusaha bakso yang berjaya sampai menjadi seorang  milyader hanya dengan bisnis bakso, tetapi tidak sedikit yang terjatuh ketika mencoba menjalani bisnis bakso hanya dalam hitungan bulan.
Beberapa model bisa dikembangkan dalam bisnis bakso ini. antara lain Bisnis bakso dengan model tenda kaki lima, bisnis bakso dengan model gerobak keliling, bisnis bakso dengan model Restoran Bakso yang lebih elit, atau  bisnis bakso yang hanya menjual pentol bakso dalam plastik vakum (biasanya untuk supermarket).
Untuk kelas harga bakso juga sangat beragam, tergantung segmen pasar yang akan dimasuki.
Saat ini bisnis bakso memang banyak mendapat persaingan dari bisnis kuliner yang dikembangkan dari negara asing maupun dalam negeri, seperti Ayam goreng, hamburger, pizza, kebab dan lain-lain, tetapi peluang dari bisnis bakso tetap terbuka, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang besar sekali, apalagi kalau bisa mengembangkan sayap sampai luar negeri…luar biasa kan.

ada  sedikit Tips membuka warung bakso dari saya, langsung saja.

  1. Punya persiapan MODAL
  2.  Kuasai ILMU PEMBUATAN BAKSO.
  3.  Sebelum berbisnis bakso, saya sarankan anda untuk studi pasar, apakah persaingan bisnis bakso di   daerah  anda sudah sangat ketat. Bila sudah sangat ketat, mending kita cari daerah lain yang masih potensial. Bila menemukan daerah yang potensial, silahkan anda pilih tempat yang paling strategis menurut anda. Dulu saya pernah mempraktekkan memilih JALUR JALAN YANG TEPAT untuk jualan, dengan cara menghitung dan mencatat lalu lintas yang lewat dan memilah-milah kendaraan yang lewat berasal dari dalam kota atau luar kota. Saya lakukan kegiatan itu selama tiga bulan, cuma duduk melihat orang lewat hehehe. Olah data anda, Kendaraan dari luar kota, sangat potensial, biasanya rombongan, mereka cenderung royal dan siap duit untuk jajan. mungkin karena Musafir ya…. Kuncinya  JALUR JALAN YANG TEPAT
  4. Setelah memilih tempat paling baik menurut anda, Siapkan semua peralatan tempurnya. Kita siap jualan.Sangat bagus kalau ada fasilitas Toilet. Kuncinya KEBERSIHAN,
  5. IKLAN SPANDUK yang di pasang di jalan-jalan dekat warung kita, semakin banyak spanduk, semakin baik.
  6. Dalam berjualan kunci utama adalah selalu TERSENYUM kepada pembeli.
  7. ULET DAN KONSISTEN, karena kita baru merintis dan belum punya nama.
  8. Jangan lupa BERDOA kepada Tuhan YME, dan kalau sudah laris, jangan lupa berzakat.

Nah kalau kita simpulkan kata kuncinya adalah | modal | ilmu pembuatan bakso |  jalur jalan yang tepat | kebersihan  |IKLAN | tersenyum | ulet dan konsisten | berdoa |

kalau anda mempunyai tambahan tips, silahkan bagi ilmunya di sini

Ditulis oleh : P. Gun
www.bengkelbakso.com

FUNGSI GARAM PADA ADONAN BAKSO

FUNGSI GARAM PADA ADONAN BAKSO

GARAM DAPUR

GARAM DAPUR
SUMBER FOTO DARI BENGKELBAKSO.COM

Saya punya cerita, yang sampai sekarang selalu menimbulkan pertanyaan dan tidak terjawab. Dulu sa’at saya sering membantu ibu untuk membuatkan bumbu-bumbu bakso dari pedagang-pedagang bakso langganan , kebetulan ibu berdagang bumbu-bumbu bakso di Solo dan pelanggannya adalah para pedagang bakso baik kaki lima maupun restoran. Masing-masing pedagang bakso tersebut mempunyai gaya yang berbeda-beda dalam membuat bakso, Ibu sangat hafal dengan kemauan mereka. misal Pak Sakir pedagang yang cukup senior dan laris, maunya pakai tepung ini dan itu, bawangnya sekian, merica sekian sendok dan bla-bla-bla. Pak Pariyono lain lagi gayanya, pakai telur dua butir, pakai pengenyal dan msgnya sekian gram…bla-bla-bla, kami sangat mengenal gaya mereka dalam membuat bakso, karena setiap hari kami melayani banyak pedagang bakso seperti mereka. Suatu sa’at, ada pedagang yang teriak-teriak kalau adonan bakso yang dia buat tidak jadi dan pedagang tersebut menanggung rugi yang cukup besar, lalu pedagang tersebut mencoba mencari tahu penyebabnya atau lebih jelasnya dia menuntut pertanggungan jawab dari jasa penggilingan daging. karena saya tahu, setiap batch adonan, modal yang diperlukan tidak sedikit, yaa…ratusan ribu rupiah tergantung seberapa banyak adonannya. Nah ketika pedagang tersebut menuntut ganti rugi, terjadilah hal yang cukup unik dan lucu. Dari pihak Jasa penggilingan daging merasa tidak bertanggung jawab, karena merasa sudah mencampur adonan dengan benar Padahal saya tahu, kadang kala operatornya sangat ceroboh dengan hanya memakai air sebagai pelarut, bukannya memakai es, alasan klasik ngirit es biar lebih untung….hehehe (baca artikel saya tentang fungsi es pada adonan). Biasanya ada dua hal yang disampaikan operator penggilingan daging untuk menghindari tanggung jawab, antara lain adalah : Operator gilingan daging menjawab : wah pasti dagingnya nggak benar pak….. Operator tersebut menjawab ” mungkin adonan bapak lupa tidak diberi garam?” Kemudian Pedagang bakso tersebut mencicipi adonan tersebut, wah ini sudah asin…garamnya sudah ada… coba rasakan, operator penggilingan daging mencoba mencicipi juga, wah sudah asin….dia berkelit lagi, ini pasti dagingnya…. seketika itu juga mereka mencari pedagang daging, untuk minta pertanggung jawaban…. nah Boss pedagang daging ini orangnya Gemuk, kaya, dan ma’af kalau bicara sekenanya…bahasa jawanya sak kenone…hehehehe Bos pedagang daging ini langsung menyalahkan Ibuku sebagai penjual tepung dan bumbu-bumbu bakso. Ibuku langsung berkelit, dengan menjawab kalau yang salah tepungnya, pasti semua pedagang yang membuat bakso dari tepungku, pasti pada gagal semua.

Pokoknya gayeng, saling lempar kesalahan… Nah dari masalah tersebut, sebenarnya apa yang menyebabkan adonan tersebut tidak jadi? Apakah mitos, kalau tidak pakai garam, maka adonan tidak akan jadi, itu benar ? Sebenarnya apa fungsi garam dalam adonan bakso? Nah ada salah satu penelitian yang mengatakan sebagai berikut: Penambahan garam dalam bakso, selain sebagai pemberi cita rasa, juga berfungsi sebagai pengawet. adapun mekanisme garam sebagai pengawet adalah: Garam bersifat higroskopis, dimana garam akan menyerap kandungan air pada bahan, sehingga tidak dapat digunakan oleh mikroba untuk pertumbuhannya. Garam bersifat osmotik, dimana garam akan menyerap air pada dinding sel bakteri sehingga terjadi plasmolisis ( pemecahan dinding sel ).

NaCl —————–> (Na+) + (Cl-) dimana Cl- akan bersifat toksin bagi mikroba. Penelitian itu bersumber dari ( syarif dan Irawati, 1988) Lantas, seberapa banyak GARAM ditambahkan pada adonan bakso, agar cita rasanya pas? Ada beberapa versi: Menurut Wibowo (2006) dalam skripsinya, penambahan garam dapur 2.5% dari berat daging.

Sedangkan menurut Gunawan (Bengkel Bakso, 2003), Penambahan garam pada adonan bakso cukup 1.9 % dari Berat Total Adonan Kering dan garam yang dipakai adalah garam grasak atau garam bata. Silahkan para pembaca mencoba-coba, menurut selera pembaca….. kembali ke cerita di atas, Benarkah garam yang lupa di tambahkan pada adonan bakso, sebagai biang kerok kegagalan pembuatan bakso? Barangkali ada para pembaca yang ingin mencoba membuat adonan bakso tanpa GARAM????? Ini bisa jadi sripsi lho, bagi para mahasiswa….ada yang mau???? Pasti pembaca menjawab…. Edan tenan pak gun, nyuruh nggawe bakso , nggak dikasih garam…. rasane mengko piye? udah gitu modalnya banyak lagi…. ya udah, kalau para pembaca nggak mau, saya aja yang buat. karena hal ini masih membuat saya penasaran, suatu saat saya akan mencoba membuat adonan bakso tanpa garam, dan nanti hasilnya akan saya sampaikan ke pembaca….tunggu aja ya.. Tapi barangkali pembaca punya pengalaman tentang si GARAM ini, silahkan sharing di kotak komentar ya. terimakasih Gunawan Bengkel Bakso ”

Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan sumber tulisan dari GUNAWAN BENGKEL BAKSO dan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut ”

FUNGSI ES BATU

FUNGSI ES BATU UNTUK ADONAN BAKSO

ES BATU
 Selama ini banyak yang bertanya-tanya, apa fungsi es pada adonan bakso?kenapa harus pakai es? kenapa tidak pakai air biasa saja?
kita semua tahu, adonan bakso terdiri dari daging, tepung, bumbu dan es.
Ketika keempat bahan tersebut bercampur dalam sebuah alat yang bernama meat mincer, kira-kira apa yang terjadi ya?
ayo kita sama-sama coba simpulkan. 

  1. Ketika keempat bahan tersebut di aduk dengan alat meat mincer, terjadi percampuran atau reaksi kimia dari keempat bahan tersebut. Untuk persamaan reaksinya terus  terang   saya belum tahu dan literatur yang ada selama ini belum pernah saya jumpai. Mungkin diantara para pembaca ada yang pernah meneliti, saya tunggu sharingnya.
  2. Secara logika kimia, saya melihat  es berfungsi sebagai pelarut pada adonan tersebut. Kenapa pelarutnya harus berwujud es? kalau hanya untuk pelarut, kan bisa dengan air saja. Perbedaan antara es dan air biasa, adalah perbedaan bentuk dan suhu kedua wujud tersebut.  Pada saat percampuran adonan bakso dalam alat meat mincer yang mempunyai kecepatan putaran yang tinggi, ada panas yang timbul dari gesekan antara alat meat mincer dan adonan, panas yang timbul ini bisa membuat protein daging rusak. (kata abang tukang bakso, adonan mateng saat di giling). rusaknya protein daging membuat adonan bakso tidak sempurna atau rusak. Nah fungsi es disini jelas sekali, selain berfungsi untuk pelarut juga berfungsi untuk menurunkan suhu reaksi adonan bakso, sehinggga protein daging tidak rusak dan bisa bereaksi atau tercampur sempurna, homogen atau rata Gunawan (Bengkel Bakso).
  3. Menurut Willson (2001) Temperatur pencincangan diatas 16 derajat celcius akan menyebabkan ketidak stabilan emulsi yang terbentuk, sehingga tidak diperbolehkan disimpan dalam waktu yang agak lama sebelum diproses dibawah kondisi yang memungkinkah pertumbuhan bakteri, oleh karena itu digunakan es untuk menghambat pertumbuhan bakteri.
  4. Berapa persen jumlah es yang dibutuhkan dalam suatu adonan? kita lihat beberapa penelitian sebagai berikut: Menurut Wibowo (2005), es dapat ditambahkan sekitar 10-15% dari berat daging, atau bahkan sampai 30% dari berat daging. Menurut Elvira (1998), jumlah penggunaan es meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah tepung pati.
  5. kalau fungsi es sebagai pelarut, maka jika kita buat sebuah percobaan dengan variabel berat zat pelarut (es) yang diubah-ubah dibandingkan dengan berat zat terlarut (berat total adonan kering) yang konstan, semakin banyak volume zat pelarut yang kita tambahkan pada zat terlarut yang konstan maka yang berubah adalah konsentrasi dari percampuran zat tersebut. hasilnya, semakin encer adonan kita, semakin banyak jumlah pentol bakso yang kita dapatkan.atau meningkatnya jumlah es, juga meningkatkan jumlah rendemen bakso yang dihasilkan, Wibowo (2005). trus kualitas pentol bakso kita jadi gimana bila adonan encer? yang jelas adonan encer artinya, kandungan air dalam pentol bakso kita semakin banyak. kalau dicermati, Ada hal yang istimewa yaitu : bila kandungan air dalam adonan yang encer tersebut bisa diikat ( dengan pengenyal bakso) maka pentol bakso kita akan semakin kenyal…berarti masalah selama ini tentang tektur bakso yang kurang kenyal bisa diatasi………….

Keterangan di atas adalah beberapa hal yang bisa saya sampaikan kepada pembaca tentang fungsi es pada adonan bakso.

Sedikit info, Pernahkah pembaca melihat tayangan tv, pembuatan es di pabrik es? ada 2 cara, yang pertama pabrik yang membuat es dengan cara, air dibersihkan dengan cara penyaringan yang teliti (pakai filter), kemudian air tersebut dibuat es,  sehingga es yang terbentuk sangat hiegenis. biasanya produk, es dengan potongan kecil-kecil.
cara kedua, Pabrik yang membuat es dengan cara, air untuk bahan es diambil dari sungai, dibersihkan dengan zat yang bernama kaporit. air yang sudah dibersihkan tersebut trus dibuat es. Biasanya produk es dengan bentuk balok besar.
Dari kedua cara di atas, ketika para pembaca ingin membuat adonan bakso, pilihlah es yang menurut pembaca lebih hiegenis.

cukup dulu tulisan hari ini, Tiada gading yang tak retak,
Bila tulisan saya kurang berkenan, mohon dikoreksi, saya tunggu sharingnya dikotak komentar.
thanks
gunawan
Bengkel Bakso

BAKSO

BAKSO YANG DIBUAT
OLEH PESERTA PRIVAT DI BENGKELBAKSO.COM

BAKSO atauBASO, bisa juga Indonesian Meatball, memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan meatball dari negara lain. BAKSO dari Indonesia ini memiliki kekhasan karena paduan daging, tepung dan bumbu, memiliki tekstur yang unik, bahkan ada sebagian kalangan penikmat BAKSO lebih menyukai BAKSO yang mempunyai kandungan tepung cukup banyak, sehingga tekstur BAKSO kelihatan sekali liat berasal dari unsur tepung. Tetapi juga banyak kalangan penikmat BAKSO yang menyukai tekstur BAKSO yang sangat dominan dagingnya, jadi selera memang beragam sekali.

Untuk membedakan tekstur BAKSO, kali iniwww.bengkelbakso.com akan memberikan sedikit tips :
Pertama kita bisa menyimak dari tiga parameter tekstur BAKSO berikut ini :
1. Kenyal
2. Padat
3. Renyah.

Contoh adonan dan hasil baksonya (dibuat oleh peserta privat)
by : www.bengkelbakso.com



Bakso yang ada di pasaran memiliki kombinasi berikut ini:
1. Hanya kenyal. 
Artinya Tekstur bakso hanya kenyal, tetapi tidak padat maupun renyah.
2. Padat dan kenyal.
Artinya Tekstur bakso sudah bisa kenyal dan padat, tetapi kurang renyahnya.
3. Kenyal dan Renyah.
Artinya Tekstur Bakso sudah kenyal dan renyah, tetapi kurang padat.
4. Kenyal, Padat dan Renyah.
Artinya tekstur bakso merupakan kombinasi ketiga paramameter di atas, kenyal, padat dan renyah.

Untuk bisa membuat bakso dengan arah tekstur sesuai kehendak kita, kita harus menguasai semua prosedur maupun pengetahuan tentang semua bahan yang akan di pakai.
Untuk yang pemula mungkin butuh latihan yang cukup lama, tetapi bila konsepnya jelas, pemulapun akan dengan lancar membuat tekstur bakso sesuai tujuan.
Bagi yang ingin sharing, silahkan tulis di kotak komentar.
atau bisa follow semua akun kami baik facebook, blog ini, maupun twiter kami, untuk mendapatkan update artikel dari kami.

Semoga bermanfaat
ditulis oleh p. gun
www.bengkelbakso.com

MACAM-MACAM PENGENYAL BAKSO

MACAM-MACAM PENGENYAL BAKSO

Kali ini www.bengkelbakso.com akan membahas macam-macam Pengenyal Baksoyang masuk dalam katagory food grade.
ada dua macam pengenyal bakso, yaitu pertamapengenyal bakso yang di ektrak dari bahan alami dan yang kedua pengenyal bakso yang terbuat dari sintesis kimia.
Sedangkan manfaatnya dari kedua pengenyal bakso tersebut sama-sama sebagai pengental adonan.
cara kerja kedua jenis pengenyal baksotersebut, semua sama yaitu mengikat air dalam adonan, sehingga terjadi sifat elastis dalam adonan.
Ketika makan bakso akan timbul sensasi bakso yang bertekstur kenyal. Sifat kenyal inilah yang sering dicari oleh para pembuat bakso.
Berikut ini adalah macam-macam pengenyal bakso:
1. KARAGENAN
KARAGENAN UNTUK BAKSO

Karagenanadalahpengenyal bakso yang alami karena terbuat dari bahan rumput laut. sifatnya bisa mengentalkan adonan, saya punya contoh, kalau anda pernah bikin agar-agar, dengan memakai hanya sekitar 7 gram tepung agar-agar kemudian ditambah air 4 gelas (800 cc), di sini terlihat tepung agar-agar yang jumlahnya sangat sedikit 7 gram, mampu mengikat air sebanyak 4 gelas menjadi seperti jelly. luar biasa kan.
Nah pengenyal bakso karagenan juga mempunyai sifat demikian dalam sebuah adonan bakso.

Karaginan merupakan kelompok polisakarida galaktosa yang diekstraksi dari rumput laut. Sebagian besar
karaginan mengandung natrium, magnesium, dan kalsium yang dapat terikat pada gugus ester sulfat dari galaktosa dan kopolimer 3,6-anhydro-galaktosa. (Nehen,1987)
Karena pengenyal bakso karagenan ini alami dan berserat tinggi, maka sangat baik bila digunakan untuk pengenyal bakso. tetapi karena spesifikasi karagenan sangat beragam, ada yang untuk mie, es krim, yogurt, bakso dll, maka sebaiknya pilih karagenan yang dispesifikasikan khusus untuk bakso.
Sedangkan faktor harga, relatif cukup tinggi untuk kalangan industri bakso. Tetapi untuk perorangan yang hobby membuat bakso, saya kira patut dicoba karena alasan alami dan sehat.
Kadar pemakaiannya 1-2% dari berat total adonan.
2. SODIUM TRIPOLYPHOSPAT FOOD GRADE
Pengenyal bakso Sodium Tripolyphospat sering di singkat STPP atau kadang juga disingkat STP. Pengenyal bakso ini Berbentuk serbuk putih, merupakan anorganik material dengan rumus kimia Na5P3O10 (wikipedia). cukup familiar dikalangan pedagang bakso, harga pengenyal bakso ini  cukup terjangkau.
STPP FOOD GRADE
Sodium tripolyphospat digunakan dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
Menurut ahli pengolahan hasil ternak Undip Dr Ir Anang M Legowo MSc, dalam penelitiannya, penambahan sodium tripolifosfat dengan konsentrasi 0,1% sampai 0,2% saja sudah cukup bagus untuk mengenyalkan bakso.(di kutip dari koran Suara Merdeka).
Pemakaian yang  terlalu banyak bisa menimbulkan rasa getar atau agak pahit.
3. MIXPHOS
PHOSMIX

Pengenyal bakso MIXPHOS  merupakan sebuah merek dagang yang sangat populer di kalangan industri perbaksoan. Sebenarnya MIXPHOS atau PHOSMIX adalah percampuran dari berbagai phospat. Phosmix Ada yang di impor dari Australia, tetapi produk lokal Indonesia juga ada. Kualitas phosmix impor dan lokal hampir setara. Referensi dari beberapa temanku yang berkecipung di dunia perbaksoan mengatakan kalau pengenyal bakso ini lebih Mahal dari STPP hampir 3 kali lipat. tetapi kualitasnya memang lebih baik dalam hal mengenyalkan bakso. Selain itu rasa getar juga tidak timbul ketika kita memakai pengenyal bakso ini.

Pemakaian dalam adonan maksimal 0.5 % dari berat total adonan.4. MIXKARAGEN
Pengenyal bakso ini agak unik, karena merupakan blending antara Pengenyal alami dan pengenyal sintetis. menghasilkan karakter adonan yang cukup bagus.
MIXKARAGEN dipakai pada adonan bakso dengan prosentase 0.5 – 1% dari berat total adonan.
5. SODIUM BIKARBONAT
Natrium bikarbonat adalah senyawa kimia dengan rumus NaHCO3. Dalam penyebutannya kerap disingkat menjadi bicnat. Senyawa ini termasuk kelompok garam dan telah digunakan sejak lama. Senyawa ini disebut juga baking soda (soda kue), Sodium bikarbonatnatrium hidrogen karbonat, dan lain-lain. Senyawa ini merupakan kristal yang sering terdapat dalam bentuk serbuk. Natrium bikarbonat larut dalam air. Senyawa ini digunakan dalam roti atau kue karena bereaksi dengan bahan lain membentuk gas karbon dioksida, yang menyebabkan roti “mengembang”.(wikipedia)
Sering digunakan dalam pembuatan bakso, dengan maksud bakso lebih mengembang karena ada gelembung-gelembung kecil dalam tektur bakso yang disebabkan oleh pembentukkan gas CO2. Pori-pori kecil dalam tektur bakso tersebut bisa menyerap kuah bakso, sehingga menyebabkan bakso lebih terasa bumbunya dan semakin enak. Pemakaian dalam adonan bakso relatif sedikit sekitar 0.2% dari berat total adonan.
Mungkin ada pengenyal bakso yang lain?
silahkan bagi pengalaman anda di Bengkel BaksoPenulis: Gunawan
www.bengkelbakso.com Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut “
 Untuk mendapatkan info lebih lanjut

KLIK DI SINI

 

BAKSO DAGING SAPI

BAKSO DAGING SAPI

BAKSO DAGING SAPI

BAKSO DAGING SAPI sangat digemari oleh banyak kalangan masyarakat, baik masyarakat yang berkantong tebal maupun masyarakat bawah. BAKSO DAGING SAPI adalah jenis kuliner yang sudah sangat mapan, BAKSO DAGING SAPI walaupun diguncang banyak isu negatif seperti pengoplosan bahan daging sapi dengan daging babi, pemakaian Borax dan Formalin, isu pengoplosan daging tikus, maupun pemakaian bahan baku bangkai ayam, tidak membuat kuliner yang satu ini surut.

Trend terkini adalah masyarakat yang menyukai kuliner BAKSO DAGING SAPI ini, terutama ibu ibu rumah tangga,  rela meluangkan waktu untuk mengikuti kursus bakso. Alasan Masyarakat mengikuti kursus bakso adalah untuk lebih mengenal cara pembuatan BAKSO DAGING SAPI, sehingga bisa membuat sendiri di rumah tanpa takut dengan isu isu negatif di atas. Pasti aman, karena baksonya adalah hasil buatan tangan sendiri.